Melihat Indonesia dari Negerinya Merlion

Bukan sebuah keajaiban jika akhirnya saya dan beberapa teman menghembuskan nafas kami di Changi Airport, Singapore pada 9 Januari 2013 lalu. Meskipun semuanya tentu berkat kehendak Tuhan juga. Sebab, kami memang telah merencanakan sejak jauhjauh hari sebelumnya. Perjalanan ke Singapore memang saya niatkan untuk mengintip Indonesia lewat jendela negeri orang. Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan, “seperti apa sebenarnya Indonesia?”.

Dari Soetta hingga Changi

Image

Pertama kalinya saya menginjakkan kaki saya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, kebanggaan saya akan Indonesia bertambah banyak. Dalam hati saya berkata, “inilah negeriku, Indonesia.” Kenapa? Karena Soetta itu Indonesia banget. Mungkin karena ini pengalaman terbang saya yang pertama.

Kebanggaan saya akan Indonesia terus saya bawa hingga saya menginjakkan kaki di terminal 1 Changi Airport, SIngapore. Ada sesuatu yang tetiba bergejolak di dalam hati. Hei! Ada apa ini? Kau tahu, Changi Airport adalah The Best Airport in the World. Apakah saya masih menyimpan kebanggaan saya pada Indonesia di sini? Saya coba dengan mencari bermacam-macam alasan.

Image

free internet access, Changi Airport

Semakin saya mencari alasan untuk bertahan pada kebanggaan awal saya, yang teringat justru sebaliknya. Untuk keperluan check in di Soetta, saya membutuhkan akses internet yang bisa ada fitur print outnya. Al hasil, setelah saya keluar masuk terminal, saya mendapat akses internet yang saya butuhkan. Kalian tahu berapa cost yang harus saya bayar untuk keperluan ini? Rp 65.000,00 untuk akses internet selama 30 menit.
Perasaan yang kurang saya pahaami adalah saat saya menggunakan free internet access di terminal 1 Changi Airport, Singapore.

Untuk keluar dari bandara, saya harus menggunakan sky train yang akan mengantarkan saya pada terminal MRT (Mass Rapid Transit). Dengan MRT inilah saya akhirnya sampai di hostel tempat saya dan teman-teman saya bermalam. Biaya yang harus saya keluarkan untuk fasilitas MRT ini rata-rata $2 SGD atau jika dirupiahkan berkisal Rp16.000,- . Wow, mahal ya? Menurut saya tidak terlalu mahal. Kalaupun kalian menganggap mahal, coba kita bandingkan dengan bus Damri yang membawa saya keluar dari Bandara Soetta. Harganya Rp25.000,- dan pake macet pula.

Over all , Singapore itu negara kecil yang tertata dengan rapi. Hampir semua penduduknya disiplin dengan semua peraturan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Mereka sangat menghargai waktu dan menghargai perbedaan. Jika dilihat dari komposisi penduduk yang tinggal di Singapore, kita dapat menemukan warga berbagai negara ada di sana. Mulai dari bangsa Melayu, India, Arab, China dan banyak sekali orang-orang berkulit putih.

Penduduk Singapore rata-rata religius. Mereka adalah penganut agama yang taat. Banyak tempat-tempat ibadah yang berdiri di sana, seperti masjid, gereja, pura dsb. Jika saya amati, anak-anak mereka dididik secara agama. Sulit sekali menemukan sekolah dasar dan menengah yang sifatnya umum tetapi kebanyakan adalah sekolah agama. Baru setelah mereka lulus dari sekolah menengah, mereka belajar di perguruan tinggi umum. Dari sini saya menyimpulkan, bahwa memang, karakter itu harus dikuatkan terlebih dahulu, agama itu ditancapkan dahulu sebelum anak mengenal dan mempelajari banyak ilmu pengetahuan.

Pada dasarnya, Indonesia dan Singapore memang bukan objek perbandingan. Tetapi kita harus gentle mengakui kehebatan dan keteraturan mereka. Kita harus belajar dari baik-baiknya mereka. Benar Indonesia adalah negara kaya. Hasil alamnya melimpah ruah. Gunung dimana-mana, pantai melimpah, pulau berjuta-juta. Tetapi buat apa kalau kita tidak bisa mengelola dan menikmati hasilnya.

Ayo Indonesia, kita pasti bisa! Garuda Indonesia tidak akan kalah dari merlionnya Singapura!🙂

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s